10 November 2010

Merokok Tidak Dilarang, Tapi Diatur

Advertisement
Merokok merupakan salah satu kegiatan yang sebenarnya tidak menguntungkan baik dari sisi kesehatan, ekonomi maupun dari sisi lainnya. Kita tidak bisa melarang orang lain untuk merokok karena hal tersebut merupakan hak mereka, namun tentunya harus ada saling hormat menghormati antara mereka yang merokok dengan mereka yang tidak merokok.

Beberapa daerah sudah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) mengenai merokok, hal ini merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mengatur kegiatan merokok walaupun secara langsung tidak bisa menurunkan jumlah orang yang merokok. Peraturan tersebut mengatur tempat-tempat tertentu yang dijadikan Kawasan Tanpa Rokok seperti Sarana belajar mengajar seperti sekolah, tempat kursus, Sarana Kesehatan seperti Puskesmas, Rumah sakit, praktek dokter, bidan, klinik-klinik, dan di tempat umum (publik) yang sudah ditetapkan dan di gedung-gedung tertutup.

Bahaya Merokok.

Dalam rokok terdapat 4000 jenis racun yang merusak tubuh, dan menimbulkan banyak penyakit seperti penyakit paru, kangker, kemandulan dll Rokok mengandung nikotin yang menyebabkan sesorang menjadi adiksi atau ketergantungan. Bahaya merokok tidak hanya dirasakan oleh mereka yang merokok tapi juga orang lain di sekitar perokok yang juga ikut-ikutan menghisap asap rokok.

Bagaimana cara berhenti merokok?
1. Harus mempunyai tekad dan keinginan yang kuat untuk berhenti merokok
2. Karena rokok yang sifatnya adiktif, makan akan sangat sulit untuk menghentikan secara tiba-tiba. Jadi harus dilakukan bertahap
3. Lakukan kegiatan yang lebih berguna dari pada membakar uang dengan merokok seperti melakukan olahraga, melakukan hobi yang lainnya
4. Bisa dengan mengkonsumsi obat untuk berhenti merokok seperti varenicline (Champix), namun cara ini tentunya membutuhkan biasaya yang tidak sedikit.

Mulai Hari Ini Kita harus Katakan
SAY No TO SMOKE & STOP SMOKING NOW