04 September 2012

Konjungtivitis Bakteri



Pendahuluan
Konjungtivitis bakteri merupakan penyakit infeksi pada konjuntiva mata disebabkan oleh bakteri. Penyebab tersering oleh bakteri stapilococus, streptokokus, chlamydia, gonococus. Konjuntivitis ringan merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri atau dengan terapi antibiotik sudah dapat menekan infeksinya, namun pada kasus infeksi berat seperti pada infeksi gonococus dapat menyebabkan kebutaan.

Gejala Klinis
Riwayat Penyakit : Pasien biasanya datang dengan keluhan mata merah, keluar kotoran mata atau belekan, berair, tidak bisa membuka mata pada saat bangun pagi. Pasien tidak mengeluhkan adanya penglihatan kabur. perlu diketahui apakah ada riwayat kontak dengan orang lain yang sakit mata merah juga atau riwayat menderita penyakit infeksi menular seksual seperti GO.

Pemeriksaan Ophtalmologis : Tajam penglihatan biasanya tidak mengalami gangguan, kelopak mata bengkak, terdapat injeksi konjungtiva (CVI+), sekret purulen atau mukopurulen, pemeriksaan flouresin negatif.

Pemeriksaan Penunjang : Pemeriksaan swab konjuntiva dengan pemeriksaan gram dan giemsa sangat membantu untuk mengetahui bakteri penyebab dan penegakan diagnosis konjuntivitis bakteri. Pengecatan gram bisa didapatkan bakteri cocus atau batang gram positif, pada infeksi Nisseria Gonorea ditemukan bakteri diplococus gram negatif. Pemeriksaan giemsa didapatkan sel-sel radang leukosit dan PMN yang sangat banyak. Pada infeksi chlamydia ditemukan adanya inclusion bodies pada pengecatan giemsa.
Inclusion Bodies pada infeksi Chlamydia (sumber)
Bila terdapat fasilitas dapat dilakukan pemeriksaan PCR untuk mendeteksi apakah ada gen dari bakteri-bakteri penyebab konjungtivits tersebut.
setealh dilakukan pengecatan gram dapat dilanjutkan deangan pemeriksaan kultur dan sensitivitas terhadap antibiotika.

Diagnosis Banding
Konjungtivits dapat didiagnosis banding dengan penyakit mata merah lainnya seperti :
  1. Keratitis
  2. Uveitis
  3. Glaukoma Akut
Perbedaan yang mendasar adalah pada konjuntivits tidak ditemukan adanya penurunan tajam penglihatan dibanding ketiga diagnosis banding tersebut

Penatalaksanaan / Pengobatan
Setelah serangkaian riwayat dan pemeriksaan yang dilakukan dan ditegakkan diagnosis konjuntivitis oleh karena bakteri pengobatan yang tepat diperlukan untuk mempercepat penyembuhan yaitu :
  1. Pasien dapat disarankan untuk mengkompres dingin pada mata yang sakit, hal ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman pada mata dan meberikan efek vasokontriksi atau mengecilkan pembuluh darah
  2. Tetes mata Antibiotika murni seperti chloralphenicol, gentamicin,  polimyxin dan neomycin pada konjuntivitis ringan.  ciprofloxacin, offloxacin  dibekasin dan levofloxacin pada infeksi GO dan konjungtivits yang sedang-berat.
  3. Tetes mata Artificial tears bertujuan untuk mencegah rasa tidak nyaman akibat dari pemberian tetes mata Antibiotika
  4. Antibiotika sistemik diperlukan apabila ditemukan infeksi oleh bakteri Nisseria Gonnorea. dapat diberikan Cefixim, Ceftriaxon injeksi  
Prognosis
Prognosis Konjungtivitis Bakteri adalah baik, tetapi hal ini dapt menjadi buruk terutama pada infeksi oleh Chlamydia Trachomatis dan infeksi GO yang terkonplikasi





1 komentar: