12 December 2016

Hati hati ini efek smartphone pada mata anak anak

Advertisement
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Moon dkk yang dipublikasi di jurnal biomedcentral oktober 2016, didapatkan bahwa penggunaan smartphone pada anak yang berlebihan meningkatkan risiko penyakit mata kering.




penyakit mata kering dapat terjadi pada keadaan yang berhubungan dengan kongenital, autoimun, endokrin, dan penyakit inflamasi atau keadaan lingkungan tertentu dan kondisi nutrisi. Korea Selatan merupakan negara dengan tingkat penggunaan smartphone tertinggi di dunia dengan perkiraan 89,9% di tahun 2014. Penggunaan display video terminal dan proses belajar seperti membaca dan menulis untuk jangka waktu panjang atau bejam-jam berhubungan dengan menurunan jumlah kedipan mata yang menyebabkan perkembangan penyakit mata kering.

Hasil penelitian :
tingkat penggunaan smartphone sebesar 96,7% pada kelompok anak yang menderita penyakit mata kering dan 55,4% pada kelompok anak yang normal, berbeda signifikan secara statistik, demikian juga dengan lama penggunaa smartphone perhari pada  kelompok kasus didapatkan sebesar 3,18 jam sedangkan kelompok kontrol 0,76 jam. berbeda dengan faktor aktifitas di luar ruangan atau outdoor activity justru merupakan faktor yang meringankan risiko penyakit mata kering ini.

Kesimpulan
berdasarkan penelittian Mood dkk ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa saat ini penyakit mata kering tidak hanya sebagai penyakit yang diderita oleh orang tua saja, bahkan anak-anak pun sekarang sudah terkena. Saran bagi orang tua agar membatasi penggunaa smartphone pada anaknya dan memperbanyak kembali kegiatan kegiatan di luar rumah.

sumber : https://bmcophthalmol.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12886-016-0364-4