05 January 2017

Panduan Praktik Klinis - Mata - Keratitis

Advertisement
1. ICD : H. 16. 0
2. Nama Penyakit / Diagnosis / ICD : KERATITIS
3. Kriteria Diagnosis :
Subjektif :
Silau, nyeri, berair, kabur, merah.
Objektif :
Blefarospasme, hiperemi perikornea, edema kornea,infiltrat kornea
Jenis : - Keratitis epithelial (punctate superficialis)
Keratitis herpes simplek o.k H. simplek : infiltrat seperti akar (dendrite)
Keratitis H. zoster : infiltrat dendrite
- Keratitis profunda (flourossin negatif)
Keratitis numularis infiltrat bulat seperti uang logam
Keratitis luetika : salmon picth
Keratitis tuberculosa
4. Diagnosis Banding : konjungtivitis akut, uveitis akut,galukoma akut.
5. Pemeriksaan Penunjang : test flouresin, pengecatan gram, KOH, Mantoux tes, thorak foto, lab VDRL, DL.
6. Konsultasi : Sp. M, devisi infeksi dan imunologi, fokal infeksi (THT, gigi, internis)
7. Perawatan RS : tidak perlu, kecuali memerlukan operasi.
8. Terapi :
Medikamentosa :
- Midriatikum tetes mata (atropin 1%) 1x1 tetes/hari
- AB tetes mata (gentamisin, ciprofloksasin, kloramfenikol, ofloksasin), fortified
- Antivirus salep mata (acyclovir, IDU) pada keratitis herpes simplek
- Tetes mata steroid (tobroson,xitrol,alletrol) pada keratitis numularis)
- Anti jamur tetes mata (diflucan, cenazol, natacen)
- AB oral (ciprofloksasin 500mg/ amoxicillin 500mg)
operasi :
dilakukan flap konjungtiva atau amnion graft jika komplikasi ulkus kornea.
9. Tempat Pelayanan : SMF mata, subbag infeksi dan imuonologi.
10. Penyulit : ulkus kornea  perforasi , endoftalmitis
11. Informed Consent (tertulis) : perlu, jika dilakukan operasi
12. Standar Tenaga : dokter umum, sp.M, analis.
13. Lama Perawatan : 5-7 hari jika memerlukan operasi
14. Masa Pemulihan : 2-4 minggu
15. Output : sembuh / rekuren, sikatrik
16. PA : tidak
17. Otopsi / Risalah / Rapat : tidak
18. Prognosis : dubius ad malam
19. Tindak Lanjut : -